Konsep Dasar Sistem

Suatu sistem dapat terdiri dari sistem-sistem bagian (Subsistem). sebagai missal, sistem computer dapat terdiri dari subsistem perangkat keras dan subsistem perangkat lunak. masing-masing subsistem dapat terdiri dari subsistem – subsistem yang lebih kecil lagi atau terdiri dari komponen-komponen. subsistem perangkat keras (hardware) dapat terdiri dari alat masukan, alat pemroses, alat keluaran dan simpanan luar. subsistem-subsistem saling berinteraksi dan saling berhubungan membentuk satu kesatuan sehingga tujuan atau sasaran sistem tersebut dapat tercapai.Terdapat dua pendekatan, yaitu :

a. Prosedur

Rangkaian operasi klerikal (tulis-menulis), yang melibatkan beberapa orang didalam satu atau lebih departemen yang digunakan untuk menjamin penanganan  yang seragam dari transaksi-transaksi bisnis yang terjadi serta untuk menyelesaikan

suatu kegiatan tertentu”. Urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa (who) yang mengerjakannya, kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (HOW) Mengerjakannya

b. Komponen/elemen

suatu sistem dapat terdiri dari sistem-sistem bagian (subsistem). sebagai misal, sistem komputer dapat terdiri dari subsistem perangkat keras dan subsistem perangkat lunak. masing-masing subsistem dapat terdiri dari subsistem-subsistem yang lebih kecil lagi atau terdiri dari komponen-komponen. subsistem perangkat keras (hardware) dapat terdiri dari alat masukan, alat pemroses, alat keluaran dan simpanan luar.

Contoh

Sistem Akuntansi terdiri dari sub sistem Akuntansi penjualan, sub sistem akuntansi pembelian, sub sistem akuntansi penggajian dan sub sistem akuntansi biaya, dengan dokumen-dokumen dasar sebagai komponennya, seperti buku jurnal, bukubesar, buku pembantu, neraca saldo, laporan rugi/laba, dan laporan perubahan modal.

Tujuan Suatu Sistem

Tujuan suatu sistem adalah untuk mencapai suatu tujuan atau (goal) atau mencapai suatu sasaran (objectives). Goal meliputi ruang lingkup yang luas sedangkan objectives meliputi ruang lingkup yang sempit

Karakteristik dan Klasifikasi Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen (components), batas sistem (boundary), lingkungan Luar sistem (Environments), Penghubung (Interface), masukan (input),keluaran (output), Pengolah (process) dan sasaran (objectives) atau tujuan (Goal).

Karakteristik Sistem

  • Komponen : Suatu sistem terdiri dari sejumlah yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. komponen – komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian – bagian dari suatu sistem.suatu sistem dapat mempunyai suatu yang lebih besar yang di sebut dengan supra sistem.
  • Boundary (Batasa Sistem)  : Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya.
  • Environment (Lingkungan Luar Sistem): diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem
  • Interface (Penghubung Sistem): media penghubung antar satu subsistem dengan sengan subsistem yang lainnya.
  • Input (Masukan Sistem): energi yang dimasukkan ke dalam sistem
  • Output (Keluaran Sistem) : hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan
  • Process (Pengolah Sistem) : suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran.
  • Objektives (Sasaran Sistem) : suatu sistem mempuyai tuujuan (goal) dan sasaran (objective)
Gambar: Karakteristik Suatu Sistem

Klasifikasi Sistem

  • Sistem Abstrak Dan Sistem Fisik
    • Sistem Abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran – pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara phisik.
    • Sistem Fisik adalah sistem yang ada secara phisik.
  • Sistem Alamiah Dan Sistem Buatan Manusia
    • Sistem Alamiah : sistem yang terjadi karena proses alam, tidak di buat manusia.
    • Sistem Buatan Manusia : sistem yang dirancang oleh manusia yang melibatkan interaksi antara manusia dengan mesin yang di sebut dengan human – machine sistem.
    • Sistem Tertentu Dan Sistem Tidak Tertentu
    • Sistem tertentu : sistem beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat di prediksi
    • Sistem tak tetentu : sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat di prediksi karena mengandung unsure probabilitas.
  • Sistem Tertutup Dan Sistem Terbuka
    • Sistem tertutup : sistem yang tidak berhubungan dengan lingkungan luarnya
    • Sistem Terbuka : sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya.