Sistem Informasi dan Pengembangan Sistem

Sistem  Informasi Dapat didefinisikan sebagai  :

Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi.

Manfaat Sistem Informasi

  1. Organisasi (menggunakan sistem informasi untuk mengolah  transaksi-transaksi, mengurangi  biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka)
  2. Bank (menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekening koran dan transaksi yang terjadi)
  3. Perusahaan (menggunakan sistem informasi untuk mempertahankan persedian pada tingkat paling tendah agar konsisten dengan jenis barang yang tersedia.)

Tujuannya diadakan Pengembangan dan membangun suatu sistem adalah

  1. Memperbaiki berbagai didalam sistem agar lebih efisien
  2. Mengubah sasaran sistem
  3. Undang2 baru, intelejensi bisnis .baru,
  4. Teknologi baru
  5. Mencapai tujuan yang sama dengan seperangkat input yang lain
  6. Melakukan beberapa perbaikan serupa
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-5730646009831717"
     crossorigin="anonymous"></script>
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-5730646009831717"
     data-ad-slot="9998779916"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Bisnis Intelejen

dapat diartikan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari hasil analisis data yang diperoleh dari kegiatan (usaha) suatu organisasi. BI biasanya dikaitkan dengan upaya untuk memaksimalkan kinerja suatu organisasi.

Data Mining

Data mining adalah serangkaian proses untuk menggali nilai tambah berupa informasi yang selama ini tidak diketahui secara manual dari suatu basisdata. Informasi yang dihasilkan diperoleh dengan cara mengekstraksi dan mengenali pola yang penting atau menarik dari data yang terdapat dalam basisdata.

Data Warehousing

Data Warehouse adalah suatu database penunjang keputusan yang dikelola secara terpisah dari database operasional perusahaan. Dan merupakan penunjang pemrosesan informasi dengan menyediakan suatu platform yang kokoh untuk analisa data yang mengandung histori dan yang terkonsolidasi.

Enterprise-Wide Systems and Enterprise Architecture

Menggunakan fasilitas jaringan Komputer dan digunakan oleh seluruh system untuk mencapai visi misi dan tujuan perusahaan, dan manajer dalam pengambilan keputusan menggunakan fasilitas IT.

Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen merupakan penerapan sistem informasi didalam organisasi untuk mendukung informasi-informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen.

Sistem Informasi terdiri dari :

  1. Akuntansi (Accounting Information Sistems)
  2. Pemasaran (Marketing Information Sistems)
  3. Penyediaan (Inventory Information Sistems)
  4. Personalia (Personnel Information Sistems)
  5. Distribusi (Distribution Information Sistems)
  6. Pembelian (Purchasing Information Sistems)
  7. Kekayaan (Treasury Information Sistems)
  8. Analisis Kredit (Credit Analysis Information sistems)
  9. Penelitian dan Pengembangan (Research and Development  Information Sistems)
  10. Teknik (Engineering Information Sistems)

Sebagai pengguna Sistem Informasi Manajemen, tingkatan manajemen ini dapat diklasifikasikan kedalam 3 tingkatan yaitu :

  1. ManajertingkatPerencanaanStrategi(Strategic Planning)
    •      Merupakan manajer tingkat atas, seperti direktur,wakil direktur,eksekutif lain dimana keputusan-keputusan yang dibuatnya berkenaan dengan perencanaan startegi yang meliputi proses evaluasi lingkungan
  2. ManajertingkatPengendalianManajement(Manajement Control)
    • dikenal juga dengan istilah manajer tingkat menengah,mempunyai tanggung jawab untuk menjabarkan rencana strategi yang sudah ditetapkan ke dalam pelaksanaan nya dan meyakinkan bahwa tujuan organisasi akan tercapai. Misalnya : kepala divisi,kepala cabang dll.
  3. ManajertingkatPengendalianOpersi(Operational Control)
    • Merupakan manajer tingkat bawah bertanggung jawab melaksanakan rencana yang sudah ditetapkan oleh manajer tingkat tengah yang terwujud dalam operasi/kegiatan organisasi. Misalnya : mandor,pengawas,dll.

Komponen Sistem Informasi

  1. —Perangkat keras(Hardware)
  2. —Perangkat Lunak(Software)
  3. —Prosedur
  4. —Orang
  5. —Basis data(database)
  6. —Jaringan komputer & komunikasi data

Sistems Development Life Cycle (SDLC)

Adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodelogi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut.

SDLC berfungsi untuk menggambarkan tahapan-tahapan utama dan langkah-langkah dari setiap tahapan yang secara garis besar terbagi dalam tiga kegiatan utama, yaitu    :

  1. Analysis
    • analisis masalah
    •   – mencari informasi yang terkait dengan sistem
    •   – menentukan model proses
    •   – menentukan model data
  2. Design (Perancangan)
    • perancangan proses secara fisik
    •   – perancangan arsitektur sistem
    •   – perancangan interface
    •   – perancangan basis data & berkas
    •   –perancangan program
  3. Implementation
    • construction
    •   – instalation
Setiap kegiatan dalam SLDC dapat dijelaskan melalui tujuan & hasil kegiatannya.

Types of Information Systems

  1. Office system (Suatu sistem di mana kantor otomatisasi hardware, software, dan sumber daya lain digunakan untuk menfasilitasi komunikasi dan meningkatkan produktivitas)
    • *Sistem manajemen Dokumen (DMSs): Store, mengatur, dan mengambil dokumen sekali mereka dibuat dalam atau dikonversi ke format elektronik
      *Sistem manajemen konten (CMS): DMSs yang dapat mencakup gambar, file multimedia, konten lain selain dokumen konvensional
      *Sistem Komunikasi: E-mail, pesan, konferensi online, workgroup komputer, dll.
  2. Transaction processing system : Proses dan pencatatan data yang dibuat oleh sebuah organisasi transaksi bisnis. Biasanya diproses secara real time. Specialy sistem yang digunakan dalam penegakan hukum, militer, dll.
  3. Decision support system (DSS) : Sebuah sistem interaktif yang mengumpulkan dan menyajikan data. Bentuk yang dirancang untuk membantu orang mengatur dan menganalisa informasi ketika membuat keputusan.Berguna untuk siapa saja yang membutuhkan informasi tidak terstruktur.Biasanya disesuaikan untuk membantu dengan tipe tertentu keputusan (penjualan, transportasi, dll).
  4. Geographic information system (GIS)4.: Menggabungkan informasi geografis dengan jenis lain data untuk memberikan pemahaman yang lebih baik hubungan antara data-data.Umumnya digunakan untuk membuat keputusan tentang lokasi (misalnya lokasi fasilitas baru, risiko bencana, pola kejahatan geografis). Juga digunakan dalam sistem penanggulangan bencana (setelah angin topan, dll). Untuk membuat peta pencarian dan penyelamatan. 
  5. Integrated enterprise systems : (Sistem perusahaan Terpadu) Sistem yang dirancang untuk bekerja bersama seluruh perusahaan.
    • *Elektronik data interchange (EDI): Transfer data antara perusahaan yang berbeda menggunakan Internet atau jaringan lain. Sering digunakan untuk mengotomatisasi bahan penataan kembali dan produk
      *Perencanaan sumber daya perusahaan (ERP): adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan. Atau dengan kata lain ERP digunakan untuk mengelola seluruh aktifitas perusahaan termasuk keuangan, produksi, HRD, marketing, supply chain, logistics, dll.  SAP adalah perusahaan yang memiliki pangsa pasar (marketshare) terbesar di dunia untuk software ERP.

Berikut ini adalah ringkasan poin-poin yg bisa digunakan sebagai pedoman pada saat implementasi ERP

  1. ERP adalah bagian dari infrastruktur perusahaan, dan sangat penting untuk kelangsungan hidup perusahaan.
    • Semua orang dan bagian yang akan terpengaruh oleh adanya ERP harus terlibat dan memberikan dukungan ERP ada untuk mendukung fungsi bisnis dan meningkatkan produktivitas, bukan sebaliknya.
    • Tujuan implementasi ERP adalah untuk meningkatkan daya saing perusahaan Pelajari kesuksesan dan kegagalan implementasi ERP, jangan berusaha membuat sendiri praktek implementasi ERP.
    • Ada metodologi tertentu untuk implementasi ERP yang lebih terjamin keberhasilannya.
    • Gagalnya ERP :
    • – Waktu dan biaya implementasi yang melebihi anggaran Pre-implementation tidak dilakukan dengan baik
      – Strategi operasi tidak sejalan dengan business process design dan pengembangannya
      – Orang-orang tidak disiapkan untuk menerima dan beroperasi dengan sistem yang baru

Manajemen hubungan pelanggan (CRM): Dirancang untuk membangun dan mengelola hubungan baik dengan pelanggan. Seringkali hari ini dilaksanakan melalui Web (eCRM)

Manajemen rantai suplai (SCM): Pengawasan bahan, informasi, dan keuangan ketika mereka bergerak dari pemasok asli untuk konsumen
Produk manajemen siklus hidup (PLM): Mengorganisir dan menghubungkannya semua informasi tentang produk untuk membantu perusahaan meningkatkan produk dan biaya melacak lebih baik dan keuntungan.

Desain dan manufaktur sistem:  Menggunakan komputer untuk mengotomatisasi perancangan(desain) atau proses manufaktur.

  1. Computer-aided design (CAD)
  2.   Computer-aided manufacturing (CAM).

Kecerdasan buatan (AI) Sistem: Suatu sistem di mana komputer melakukan dengan cara yang akan dianggap cerdas jika diamati pada manusia

  1. Turing Test dan Hadiah Loebner
  2. Kemajuan awal dalam AI dilakukan melalui program bermain catur.